Rabu, 28 Desember 2011

Sang Raja & Pengemis Tua

Adalah seorang raja di sebuah negeri yang jaya. Raja tersebut baru saja naik tahta setahun yang lalu. Ia ingin mengetahui dan meneliti lebih jauh mengenai kehidupan negerinya tanpa terganggu oleh protokoler istana, sehingga diputuskanlah untuk menyamar menjadi seorang pengemis supaya mampu melaksanakan itikadnya dengan maksimal. Dan seketika itu juga raja keluar dari istananya dengan penyamaran dan kostum pengemisnya.

Segera ia menemukan komunitas para pengemis di sebuah sudut kota. Sambil melakukan tugas penyamaran dan penelitiannya, sang raja juga bergaul karib dengan seorang rekan sesama pengemis, seorang bapak tua yang telah menjadi pengemis hampir seumur hidupnya. Untuk sekian bulan lamanya, sang raja merampungkan semua tugasnya dengan hasil yang tak terduga. Ia kembali masuk ke istananya dan segera naik ke tahtanya lagi. Di hatinya terdapat banyak keputusan untuk banyak pejabat yang telah diselidikinya selama masa penyamarannya tersebut. Para pejabat yang dinilai korup dan jahat segera dijatuhi hukuman dengan bukti yang tak dapat disangkal. Sementara para pejabat yang dinilai setia dan jujur dianugerahi berbagai hadiah dan promosi yang sepadan.

Selesai membenahi segala sesuatunya, sang raja teringat dengan sahabat karibnya yang tinggal di lorong kumuh tempat pengemis tua itu tinggal. Segera diperintahkan kepada bawahannya untuk mempersiapkan segala sesuatunya dan dalam segala kemuliaannya ia hendak menemui sahabat tuanya itu.

Sesampainya di lorong kumuh yang dimaksud, sang raja segera menemui pengemis tua itu. Sahabatnya tentu takkan mengenali raja tersebut karena penampilan yang dikenalnya dulu tentu jauh berbeda dengan kemuliaan yang ditampilkan sang raja di depan matanya saat itu. Dengan rendah hati sang raja memberitahukan jati dirinya dan pengemis tua itu begitu terkejut serta memohon ampun atas kelalaiannya. Tentu sang raja sangat memakluminya.

Kini pengemis tua itu sudah mengetahui siapa sesungguhnya sahabatnya itu. Raja bertanya kepadanya, "Mintalah apa saja yang kamu mau, sahabatku. Aku dalam segala kemuliaanku akan memenuhi apapun yang kamu inginkan." Pengemis tua itu tertegun dan merenung cukup lama untuk membalas kesempatan emas dari sahabatnya itu. Dan setelah menghela nafas sejenak, bapak tua ini menjawab, "Hanya satu permintaanku, dan mohon jangan kau tolak, ya rajaku. Aku meminta supaya persahabatan kita tetap ada untuk selama-lamanya."

Source : http://windunatha.blogspot.com/2011/11/sang-raja-pengemis-tua.html

Kamis, 08 Desember 2011

Ucapan Selamat hari Natal Berbagai Bahasa

Ucapan Selamat hari Natal/ Merry Christmas dalam bahasa-bahasa di dunia
Afrikaans: Geseënde Kersfees
Afrikander: Een Plesierige Kerfees
African/ Eritrean/ Tigrinja: Rehus-Beal-Ledeats
Albanian: Gezur Krislinjden
Arabic: Milad Majid
Argentine: Feliz Navidad
Armenian: Shenoraavor Nor Dari yev Pari Gaghand
Azeri: Tezze Iliniz Yahsi Olsun

Bahasa Malaysia: Selamat Hari Natal
Basque: Zorionak eta Urte Berri On!
Bohemian: Vesele Vanoce
Brazilian: Feliz Natal
Bengali: Shubho borodin
Breton: Nedeleg laouen na bloavezh mat
Bulgarian: Tchestita Koleda; Tchestito Rojdestvo Hristovo

Catalan: Bon Nadal i un Bon Any Nou!
Chile: Feliz Navidad
Chinese: (Cantonese) Gun Tso Sun Tan'Gung Haw Sun
Chinese: (Mandarin) Kung His Hsin Nien bing Chu Shen Tan
Choctaw: Yukpa, Nitak Hollo Chito
Columbia: Feliz Navidad y Próspero Año Nuevo
Cornish: Nadelik looan na looan blethen noweth
Corsian: Pace e salute
Crazanian: Rot Yikji Dol La Roo
Cree: Mitho Makosi Kesikansi
Croatian: Sretan Bozic
Czech: Prejeme Vam Vesele Vanoce a stastny Novy Rok

Danish: Glædelig Jul
Duri: Christmas-e- Shoma Mobarak
Dutch: Vrolijk Kerstfeest en een Gelukkig Nieuwjaar! or Zalig Kerstfeast

English: Merry Christmas
Eskimo: (inupik) Jutdlime pivdluarit ukiortame pivdluaritlo!
Esperanto: Gajan Kristnaskon
Estonian: Ruumsaid juulup|hi
Ethiopian: (Amharic) Melkin Yelidet Beaal
Eritfean/ Tigrinja: Rehus- Beal- Ledeats

Faeroese: Gledhilig jol og eydnurikt nyggjar!
Farsi: Cristmas-e-shoma mobarak bashad
Finnish: Hyvaa joulua
Flemish: Zalig Kerstfeest en Gelukkig nieuw jaar
French: Joyeux Noel
Frisian: Noflike Krystdagen en in protte Lok en Seine yn it Nije Jier!
Faeroese: Gledhilig jol og eydnurikt nyggjar!
Fyrom: Sreken Bozhik

Galician: Bo Nada
Gaelic: Nollaig chridheil agus Bliadhna mhath ùr!
German: Froehliche Weihnachten
Greek: Kala Christouyenna!
Greenlandic: Juullimi Pilluaritsi!
German: Froehliche Weihnachten

Haiti: (Creole) Jwaye Nowel or to Jesus Edo Bri'cho o Rish D'Shato Brichto
Hausa: Barka da Kirsimatikuma Barka da Sabuwar Shekara!
Hawaiian: Mele Kalikimaka
Hebrew: Mo'adim Lesimkha. Chena tova
Hindi: Baradin ki shubh kamnaaye
Hausa: Barka da Kirsimatikuma Barka da Sabuwar Shekara!
Hawaian: Mele Kalikimaka ame Hauoli Makahiki Hou!
Hungarian: Kellemes Karacsonyi unnepeket

Icelandic: Gledileg Jol
Indonesian: Selamat Hari Natal
Iraqi: Idah Saidan Wa Sanah Jadidah
Irish: Nollaig Shona Dhuit, or Nodlaig mhaith chugnat
Iroquois: Ojenyunyat Sungwiyadeson honungradon nagwutut. Ojenyunyat osrasay.
Italian: Buone Feste Natalizie

Japanese: Shinnen omedeto. Kurisumasu Omedeto
Jiberish: Mithag Crithagsigathmithags

Korean: Sung Tan Chuk Ha

Lao: souksan van Christmas
Latin: Natale hilare et Annum Faustum!
Latvian: Prieci'gus Ziemsve'tkus un Laimi'gu Jauno Gadu!
Lausitzian:Wjesole hody a strowe nowe leto
Lettish: Priecigus Ziemassvetkus
Lithuanian: Linksmu Kaledu
Low Saxon: Heughliche Winachten un 'n moi Nijaar

Maltese: IL-Milied It-tajjeb
Manx: Nollick ghennal as blein vie noa
Maori: Meri Kirihimete
Marathi: Shub Naya Varsh

Navajo: Merry Keshmish
Norwegian: God Jul, or Gledelig Jul

Occitan: Pulit nadal e bona annado

Papiamento: Bon Pasco
Papua New Guinea: Bikpela hamamas blong dispela Krismas na Nupela yia i go long yu
Pennsylvania German: En frehlicher Grischtdaag un en hallich Nei Yaahr!
Peru: Feliz Navidad y un Venturoso Año Nuevo
Philipines: Maligayan Pasko!
Polish: Wesolych Swiat Bozego Narodzenia
Portuguese:Feliz Natal
Pushto: Christmas Aao Ne-way Kaal Mo Mobarak Sha

Rapa-Nui (Easter Island): Mata-Ki-Te-Rangi. Te-Pito-O-Te-Henua
Rhetian: Bellas festas da nadal e bun onn
Romanche: (sursilvan dialect): Legreivlas fiastas da Nadal e bien niev onn!
Romanian:  Craciun Fericit
Russian: Pozdrevlyayu s prazdnikom Rozhdestva is Novim Godom

Sami: Buorrit Juovllat
Samoan: La Maunia Le Kilisimasi Ma Le Tausaga Fou
Sardinian: Bonu nadale e prosperu annu nou
Serbian: Hristos se rodi
Slovakian: Sretan Bozic or Vesele vianoce
Samoan: La Maunia Le Kilisimasi Ma Le Tausaga Fou
Scots Gaelic: Nollaig chridheil huibh
Serbian: Hristos se rodi.
Singhalese: Subha nath thalak Vewa. Subha Aluth Awrudhak Vewa
Slovak: Vesele Vianoce. A stastlivy Novy Rok
Slovene: Vesele Bozicne Praznike Srecno Novo Leto or Vesel Bozic in srecno Novo leto
Spanish: Feliz Navidad
Swedish: God Jul and (Och) Ett Gott Nytt År

Tagalog: Maligayamg Pasko. Masaganang Bagong Taon
Tami: Nathar Puthu Varuda Valthukkal
Trukeese: (Micronesian) Neekiriisimas annim oo iyer seefe feyiyeech!
Thai: Sawadee Pee Mai or souksan wan Christmas
Turkish: Noeliniz Ve Yeni Yiliniz Kutlu Olsun

Ukrainian: Srozhdestvom Kristovym or Z RIZDVOM HRYSTOVYM
Urdu: Naya Saal Mubarak Ho

Vietnamese: Chuc Mung Giang Sinh

Welsh: Nadolig Llawen

Yoruba: E ku odun, e ku iye'dun!
Yugoslavian: Cestitamo Bozic

NB : kelihatannya ada beberapa kesalaha penulisan dari sumbernya.

KOIN PENYOK.

Inspirasi untuk kita.

Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dgn rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya morat-marit.

Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu. Ia membungkuk dan menggerutu kecewa. “Uh, hanya sebuah koin kuno yg sudah penyok.” Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank.

“Sebaiknya koin in dibawa ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, koinnya dihargai 30 dollar.

Lelaki itu begitu senang. Saat lewat toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu obral. Dia pun membeli kayu seharga 30 dollar utk membuat rak buat istrinya. Dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu bermutu yg dipanggul lelaki itu.
Dia menawarkan lemari 100 dollar utk menukar kayu itu. Setelah setuju, dia meminjam gerobak utk membawa pulang lemari itu.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita melihat lemari yg indah itu dan menawarnya 200 dollar.
Lelaki itu ragu-ragu. Si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju dan mengembalikan gerobaknya.

Saat sampai di pintu desa, dia ingin memastikan uangnya. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Tiba-tiba seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istrinya kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya bertanya, “Apa yg terjadi?
Engkau baik saja kan?
Apa yang diambil oleh perampok tadi?”

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.

Demikianlah Tuhan mengatur hak-hak kita....

Bila kita sadar kita tak pernah benar-benar memiliki apapun, kenapa saat kehilangan kita harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?;

Kamis, 01 Desember 2011

Apa Yang Kau Cari…???

Dua orang teman sedang asyik berbincang-bincang, mereka ngobrol dari sabang sampai merauke, terkadang keluar canda tawa di antara mereka. Tak terasa mereka mulai membicarakan sesuatu hal yang serius. Salah satu diantara mereka berbicara tentang kesuksesan, kepopuleran, kekayaan, ketampanan, kecantikan, dan masih banyak lagi.

Banyak orang mengejar kekayaan, ketenaran, mencari uang yang banyak, mempunyai suami yang cakap, mempunyai istri yang cantik, dan masih banyak lagi. Sampai muncul sebuah pertanyaan, jika semuanya sudah didapatkan, materi, istri, anak, harta benda, kepopuleran, setelah itu, apa yang akan dilakukan? Banyak informasi seperti artis yang capek dengan hidupnya, kemudian mereka bunuh diri.

Padahal mereka cantik, cakap, tapi ketika semuanya sudah mereka dapatkan, tanpa disadari, ada sesuatu yang kosong dalam hidupnya. Semua yang duniawi bisa mereka dapatkan, tapi di dasar relung hati yang paling dalam, ada sebuah kekosongan yang membuat semuanya menjadi hambar.

Kisah Salomo di Alkitab menceritakan banyak hal tentang hidupnya. Dia termasyur, namanya terkenal, tidak ada orang yang kaya seperti Salomo saat itu. Istrinya tentu saja cantik, banyak orang saat itu pasti ingin seperti dia, apapun yang dia mau, pasti dia dapatkan. Tapi di Kitab Pengkhotbah, aku telah melihat segala perbuatan yang dilakukan orang di bawah matahari, tetapi lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin (Pengk.1:14); ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin..(Pengkh. 2:11) Jika kita tidak di dalam Tuhan saat ini, kita tidak tahu akan jadi seperti apakah kita saat ini.

Kita sebagai anak-anakNya saja terkadang mengalami berbagai macam masalah, tapi syukur kepada Tuhan, janjiNya berkata Dia takkan membiarkan kita sampai jatuh tergeletak (Maz.37:24). Jika memang seperti itu, trus, apa yang harus kita lakukan? Hari-hari ini, marilah kita semakin bersandar, dekat di hadiratNya, jangan goyah iman percaya kita kepada Yesus. Dunia banyak menawarkan kepada kita kenikmatan demi kenikmatan yang dapat membutakan mata hati kita.

Jika kita renungkan, hari-hari ini seperti 2Tim 2:2-4 berkata Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak memperdulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Di ayatnya yang ke 5 mengatakan: Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Secara tegas setelah itu Tuhan mengatakan lewat firmanNya: Jauhilah mereka itu! Apapun yang kita kerjakan, apapun bagian kita, kerjakan dng sepenuh hati, dengan memandang Dia yang empunya segala sesuatu di bumi dan langit.

Akhir kata...Apa sebenarnya yang sedang Anda cari? Setelah semuanya Anda dapatkan, setelah itu, Apa yang Anda cari? Kiranya kasih karunia Tuhan yang senantiasa menuntun perjalanan hidup kita langkah demi langkah tiap hari, tiap jam, tiap detik jam yang selalu berjalan, bukan dengan kekuatan manusia kita, tapi hanya oleh kasih karunia dan anugerahNya, yang akan memampukan kita melewati semuanya. Biarlah keintiman dengan Tuhan, semakin kita kerjakan dengan kuat, bukan karena kita mencari berkat, tapi lebih dari itu, biarlah perkenanNya senantiasa ada dalam hidup kita, bahkan sampai seumur hidup kita. Tanpa Tuhan, kita tidak bisa berbuat apa-apa, tapi dengan penyertaanNya yang ajaib, kita menjadi alat kemuliaanNya. Be Blessed. Love you all

http://www.facebook.com/notes/rhemaradio-semarang/apa-yang-kau-cari/226753600729110