Kamis, 01 Desember 2011

Apa Yang Kau Cari…???

Dua orang teman sedang asyik berbincang-bincang, mereka ngobrol dari sabang sampai merauke, terkadang keluar canda tawa di antara mereka. Tak terasa mereka mulai membicarakan sesuatu hal yang serius. Salah satu diantara mereka berbicara tentang kesuksesan, kepopuleran, kekayaan, ketampanan, kecantikan, dan masih banyak lagi.

Banyak orang mengejar kekayaan, ketenaran, mencari uang yang banyak, mempunyai suami yang cakap, mempunyai istri yang cantik, dan masih banyak lagi. Sampai muncul sebuah pertanyaan, jika semuanya sudah didapatkan, materi, istri, anak, harta benda, kepopuleran, setelah itu, apa yang akan dilakukan? Banyak informasi seperti artis yang capek dengan hidupnya, kemudian mereka bunuh diri.

Padahal mereka cantik, cakap, tapi ketika semuanya sudah mereka dapatkan, tanpa disadari, ada sesuatu yang kosong dalam hidupnya. Semua yang duniawi bisa mereka dapatkan, tapi di dasar relung hati yang paling dalam, ada sebuah kekosongan yang membuat semuanya menjadi hambar.

Kisah Salomo di Alkitab menceritakan banyak hal tentang hidupnya. Dia termasyur, namanya terkenal, tidak ada orang yang kaya seperti Salomo saat itu. Istrinya tentu saja cantik, banyak orang saat itu pasti ingin seperti dia, apapun yang dia mau, pasti dia dapatkan. Tapi di Kitab Pengkhotbah, aku telah melihat segala perbuatan yang dilakukan orang di bawah matahari, tetapi lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin (Pengk.1:14); ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin..(Pengkh. 2:11) Jika kita tidak di dalam Tuhan saat ini, kita tidak tahu akan jadi seperti apakah kita saat ini.

Kita sebagai anak-anakNya saja terkadang mengalami berbagai macam masalah, tapi syukur kepada Tuhan, janjiNya berkata Dia takkan membiarkan kita sampai jatuh tergeletak (Maz.37:24). Jika memang seperti itu, trus, apa yang harus kita lakukan? Hari-hari ini, marilah kita semakin bersandar, dekat di hadiratNya, jangan goyah iman percaya kita kepada Yesus. Dunia banyak menawarkan kepada kita kenikmatan demi kenikmatan yang dapat membutakan mata hati kita.

Jika kita renungkan, hari-hari ini seperti 2Tim 2:2-4 berkata Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak memperdulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Di ayatnya yang ke 5 mengatakan: Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Secara tegas setelah itu Tuhan mengatakan lewat firmanNya: Jauhilah mereka itu! Apapun yang kita kerjakan, apapun bagian kita, kerjakan dng sepenuh hati, dengan memandang Dia yang empunya segala sesuatu di bumi dan langit.

Akhir kata...Apa sebenarnya yang sedang Anda cari? Setelah semuanya Anda dapatkan, setelah itu, Apa yang Anda cari? Kiranya kasih karunia Tuhan yang senantiasa menuntun perjalanan hidup kita langkah demi langkah tiap hari, tiap jam, tiap detik jam yang selalu berjalan, bukan dengan kekuatan manusia kita, tapi hanya oleh kasih karunia dan anugerahNya, yang akan memampukan kita melewati semuanya. Biarlah keintiman dengan Tuhan, semakin kita kerjakan dengan kuat, bukan karena kita mencari berkat, tapi lebih dari itu, biarlah perkenanNya senantiasa ada dalam hidup kita, bahkan sampai seumur hidup kita. Tanpa Tuhan, kita tidak bisa berbuat apa-apa, tapi dengan penyertaanNya yang ajaib, kita menjadi alat kemuliaanNya. Be Blessed. Love you all

http://www.facebook.com/notes/rhemaradio-semarang/apa-yang-kau-cari/226753600729110

Tidak ada komentar:

Posting Komentar