Selasa, 18 September 2012

KRISTEN MUNAFIK


Ayat Bacaan : Yesaya 29:9-16; 1 Petrus 2:1
 “Dan Tuhan telah berfirman: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan…”” (Yesaya 29:13)

Munafik. Anda pernah mendengar kata ini? Anda pasti tahu kalau kemunafikan adalah kepura-puraan. Yesus memberikan pengertian kemunafikan seperti ini: “Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh KEMUNAFIKAN dan kedurjanaan” (Matius 23:28). Penampakan dalam dan luar yang tidak sama, itu adalah kemunafikan. Siapa yang tahu bahwa ahli-ahli Taurat dan orang Farisi adalah orang-orang munafik? Tidak seorang pun menyangka, karena dari luar mereka adalah orang-orang yang saleh. Tapi Yesus mengerti isi hati mereka, sebab Yesus melihat hingga tembus ke dalam.

Anda pasti orang yang anti dengan kemunafikan. Tapi tahukah Anda bahwa kemunafikan mendapat tempat aman di gereja. Mengapa? Karena tidak seorang pun yang tahu dengan dosa ini. Lagipula, kemunafikan selalu tersamar oleh senyuman, kerajinan beribadah, dan nyanyian. Meskipun Anda mendengar nada yang merdu dari pemimpin pujian dan jemaat, tetapi nyanyian itu menjadi nada yang sumbang di telinga Allah. Karena banyak dari mereka beribadah dalam ketidaktulusan. Mereka menyanyi karena hafal, bukan dengan segenap hati untuk memuliakan Tuhan. Mereka mengangkat tangan kepada Allah, meskipun masih bergelimang dengan dosa. Kelihatannya mereka menjalankan ibadah, tetapi hatinya menjauh dari Allah.

Contoh sederhana adalah doa makan. Lihat saja, kalau Anda mendapat tamu seorang pendeta, tiba-tiba doa makan Anda yang biasanya cuma 5 detik, eh kali ini menjadi 5 menit! Ya, supaya Anda dilihat rohani oleh pendeta Anda.
Kalau Anda menyebut diri Anda orang percaya yang anti kemunafikan, coba periksalah apakah Anda bukan orang yang munafik, menurut pernyataan Tuhan berikut ini:
•    Engkau menyebut-Ku Tuhan, tapi tidak menuruti-Ku.
•    Engkau menyebut-Ku Terang, tapi tidak melihat-Ku.
•    Engkau menyebut-Ku Jalan, tapi tidak berjalan bersama-Ku.
•    Engkau menyebut-Ku Hikmat, tapi tidak mengikuti-Ku.
•    Engkau menyebut-Ku Baik, tapi tidak mengasihi-Ku.
•    Engkau menyebut-Ku Kaya, tapi tidak meminta kepada-Ku.
•    Engkau menyebut-Ku Yang Kekal, tapi tidak mencari-Ku.
•    Engkau menyebut-Ku Murah Hati, tapi tidak percaya kepada-Ku.
•    Engkau menyebut-Ku Mulia, tapi tidak melayani-Ku.
•    Engkau menyebut-Ku Adil, tapi tidak takut kepada-Ku.

Renungan:
Dosa yang mungkin selama ini kita biarkan dengan leluasa adalah kemunafikan. Anda membiarkan kemunafikan ini menguasai Anda. Karena itu jangan heran bila Anda menjadi orang Kristen yang tidak bertumbuh.

Banyak gereja dipenuhi oleh orang-orang Kristen yang penuh basa-basi kepada Tuhan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar