Isi pikiran kita sangat mempengaruhi keseluruhan hidup kita.
Satu saja pikiran negatif yang bercokol dalam pikiran kita dapat merusak
seluruh hidup kita. Seperti sebatang api, ia dapat menghanguskan satu rumah,
bahkan nyala api yang tadinya kecil bisa merembet dan menghanguskan satu
wilayah yang besar bila lambat ditangani. Demikian pula pengaruh satu pikiran
negatif dalam kehidupan kita.
Biarlah penyerahan diri kita kepada Tuhan, akan menjadi
petunjuk bagi kita ketika Tuhan menyingkapkan keadaan hidup kita yang
sesungguhnya.
Seperti Daud dalam menyerahkan dirinya kepada Tuhan, ia
meminta supaya Tuhan menyelidiki, mengenal hatinya dan menguji apakah segala
pikiran dan tindakannya menyimpang atau tidak.
Mazmur 139:23
"Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;"
Kalau ada hal buruk yang mengganggu pikiran kita, baik itu berkaitan dengan diri sendiri maupun dengan orang lain, ayo, segera bereskan...
Jangan biarkan itu ada dalam pikiran kita sebab itu akan jadi bumerang bagi diri sendiri, atau menyeret kita pada perbuatan yang merugikan orang lain.
Filipi 4:8
"Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu."
Bagaimanapun juga, akhir dari sebuah pikiran buruk tidak pernah mendatangkan kebaikan. Sebaliknya itu akan menimbulkan masalah baru serta hanya menyulitkan diri sendiri.
Mazmur 139:23
"Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;"
Kalau ada hal buruk yang mengganggu pikiran kita, baik itu berkaitan dengan diri sendiri maupun dengan orang lain, ayo, segera bereskan...
Jangan biarkan itu ada dalam pikiran kita sebab itu akan jadi bumerang bagi diri sendiri, atau menyeret kita pada perbuatan yang merugikan orang lain.
Filipi 4:8
"Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu."
Bagaimanapun juga, akhir dari sebuah pikiran buruk tidak pernah mendatangkan kebaikan. Sebaliknya itu akan menimbulkan masalah baru serta hanya menyulitkan diri sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar